Thursday, April 25, 2013

Agitiges

Rena:
Pagi itu merasa agak kesal, sms dan panggilannya ke ponsel Bobby tidak mendapat respon. Akhirnya Rena menyerah dan berangkat kuliah. Sibuk dengan tugas kampus sepanjang pagi membuatnya tidak mengetahui Bobby membalas smsnya karena handphone Rena selalu silent selama di kampus. Tugas yang dikerjakan berkelompok akhirnya selesai walaupun harus molor hampir 2 jam. Sudah pukul 14.30 saat Rena meninggalkan kampus menuju rumahnya. Serba terburu-buru karena pukul 15.00 harus bekerja part time di Parc d'Amour Cafe & Resto. Sudah sebulan Rena bekerja part time disana. Tiba di kafe sedikit terlambat dan tidak sempat makan siang. Malam minggu begini biasanya kafe sangat ramai hingga malam.

Bobby:
Membolos kuliah karena bangun kesiangan. Sms dan missed call dari Rena tak cukup untuk membangunkannya. Dan hampir setiap hari hal ini terjadi. Setelah bangun dia membalas sms Rena tetapi tidak mendapat balasan. Pukul 13.00 mencoba menghubungi Rena karena jadwal kuliah Rena seharusnya sudah selesai, tetapi tetap tanpa respon. Mulai menduga Rena marah. Kembali menghubungi satu jam kemudian, dan hasilnya tetap sama. Pikirannya mulai gusar, karena sudah sebulan terakhir Rena tak bisa diajak kencan di akhir pekan. Menghubungi sekali lagi, tetap tanpa respon. Akhirnya menghubungi Yuni, teman kuliahnya, untuk melewatkan malam minggu bersama.

Yuni:
Sepulang kuliah hangout di mall bersama teman akrabnya, bertiga mereka sering disebut trio jojoba. Tiap sabtu mereka selalu menghabiskan waktu dengan hangout di mall atau nonton. Sedikit terkejut karena Bobby menelepon untuk mengajak kencan. Dia tidak langsung mengiyakan ajakan itu. Tetapi dorongan dari dua temannya membuat dia menerima ajakan Bobby.

Unexpected Meet Up:
Pukul delapan malam, Rena benar-benar hampir pingsan. Bukan karena dia melewatkan makan siang, tetapi karena kejutan saat mengantar pesanan ke meja 18. Di meja itu duduk berhadapan Bobby dan Yuni, sedang ngobrol dengan akrab. Tampaknya Bobby juga sama terkejutnya. Dia langsung berdiri begitu tahu waitress yang mengantar pesanan mereka adalah Rena. Sedangkan Yuni hanya bengong tak paham dengan situasi yang sedang terjadi.

No comments:

Post a Comment